Paper Riset Dihasilkan AI Mengguncang Proses Peer Review

Paper Riset Dihasilkan AI Mengguncang Proses Peer Review | Science

Situs Wilmartoto – Peneliti pascadoktoral Peter Degen dari Universitas Zurich sedang menyelidiki fenomena meningkatnya sitasi suatu makalah yang diterbitkan pada 2017. Makalah tersebut, yang menilai akurasi analisis statistik terhadap data epidemiologi, tiba-tiba dirujuk ratusan kali dalam periode singkat. Degen menemukan bahwa mayoritas makalah yang mengutipnya mengikuti pola serupa, memanfaatkan dataset publik Global Burden of Disease untuk memproduksi prediksi yang tampak tidak ada habisnya mengenai berbagai penyakit.

Ia melanjutkan penelitiannya dengan mengeksplorasi kode analisis di situs GitHub, hingga menemukan perusahaan asal Guangzhou yang mengajarkan cara menghasilkan riset dalam waktu kurang dari dua jam menggunakan perangkat lunak dan bantuan AI. Meskipun studi-studi ini tidak sepenuhnya salah, banyak di antaranya ditemukan mengandung kesalahan dan penyajian yang menyesatkan, menciptakan beban tambahan bagi sistem peer review yang sudah berbatas.

Matt Spick, seorang dosen di Universitas Surrey, juga mencatat lonjakan signifikan dalam makalah yang meneliti National Health and Nutrition Examination Survey di AS, menunjukkan pola yang sama. Ia berpendapat bahwa untuk memproduksi makalah, peneliti kini merasa terdorong untuk menemukan hubungan yang kurang relevan dan cenderung menghasilkan data yang tidak berarti.

Di tengah proliferasi makalah dan peningkatan tekanan pada peneliti untuk mempublikasikan, sistem review akademik kini menghadapi tantangan serius. Spick dan koleganya memperingatkan bahwa AI dapat mengganggu proses kritis dalam penelitian dan penerbitan, dengan beberapa editor mengindikasikan bahwa makalah yang masuk kini sulit untuk diperiksa keasliannya. Sistem akademik yang sudah berjuang menghadapi sedikitnya reviewer menjadi semakin sulit diatasi di tengah arus makalah yang terus mengalir deras.