Situs Wilmartoto – Perusahaan rintisan asal Seattle, Read AI, baru saja meluncurkan produk terbaru bernama “Digital Twin”. Produk ini dirancang untuk mempermudah pengguna dalam menjadwalkan rapat, menjawab pertanyaan, dan menjaga kelangsungan percakapan melalui email. Digital Twin yang dipasarkan dengan nama “Ada” merupakan pengembangan dari alat produktivitas dan rapat yang sudah ada sebelumnya, dan menjadi penerapan digital twin terbesar hingga kini.
Digital Twin memasuki pasar yang sudah dikuasai oleh berbagai agen AI dan asisten kerja dari perusahaan besar seperti Microsoft dan Google, serta startup yang menawarkan solusi jadwal berbasis AI. Read AI berusaha membedakan dirinya dengan menempatkan agen tersebut di dalam email dan mengaitkannya secara erat dengan konteks rapat dan dokumen, serta memberikan branding perusahaan bagi pelanggan yang memiliki lisensi lebih dari 25.
Cara kerja Digital Twin cukup sederhana. Pengguna cukup menambahkan alamat email [email protected] dalam thread email dan dapat meminta Ada untuk mencari waktu yang tersedia, menyusun balasan, atau menjawab pertanyaan berdasarkan konteks rapat dan dokumen terkait. Platform ini mengintegrasikan lebih dari 20 sistem dan rata-rata mengakses 10.000 dokumen per pengguna.
CEO Read AI, David Shim, menjelaskan bahwa peluncuran ini adalah evolusi dari “asisten AI” menjadi rekan kerja yang dapat bertindak atas nama pengguna. Dalam versi beta internal, sekitar 25% interaksi dengan Ada merupakan ucapan terima kasih, menandakan bahwa pengguna mulai menganggap produk ini sebagai rekan kerja.
Shim percaya bahwa digital twins akan menjadi kebutuhan mendasar, setara dengan akses internet dalam beberapa tahun mendatang, memberikan kesetaraan dalam hal AI dan produktivitas. Didirikan pada tahun 2021, Read AI telah mengumpulkan lebih dari $80 juta dan saat ini memiliki 5 juta pengguna aktif bulanan.

