Andy Jassy Tegaskan Belanja $200 Miliar Amazon Berdasarkan Rencana

Andy Jassy Tegaskan Belanja $200 Miliar Amazon Berdasarkan Rencana | Apps

Situs Wilmartoto – Andy Jassy, CEO Amazon, baru-baru ini mengeluarkan surat kepada para pemegang saham yang berisi analisis mendalam mengenai strategi perusahaan dalam teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), chip kustom, internet satelit, dan pengiriman cepat dalam 20 menit. Dalam surat tersebut, Jassy mengungkapkan bahwa pendapatan AI untuk Amazon Web Services (AWS) mencapai $15 miliar per tahun, sementara bisnis chip internal Amazon masih menghasilkan lebih dari $20 miliar setahun. Dua klien besar bahkan meminta seluruh kapasitas chip Graviton untuk tahun 2026, tetapi ditolak oleh Amazon.

Surat ini dirilis pada pagi hari Kamis lalu dan menjadi bagian dari tradisi yang telah berlangsung hampir tiga dekade. Hal ini dimulai sejak surat pertama yang ditulis pendiri Amazon, Jeff Bezos, pada tahun 1997. Jassy menjelaskan bahwa investasi Amazon, yang diperkirakan mencapai $200 miliar pada tahun 2026, bukan dilakukan secara asal-asalan.

Dalam surat edisi kelima ini, Jassy menyoroti kemajuan Amazon di berbagai bidang, termasuk bisnis grocer yang kini menjadi yang kedua terbesar di Amerika Serikat dan pengembangan layanan pengiriman Amazon Now yang dijadwalkan ekspansi ke Eropa. Ia menekankan bahwa meski ada kendala dalam pertumbuhan keuangan, seperti penurunan arus kas bebas dari $38 miliar menjadi $11 miliar akibat peningkatan pengeluaran modal, Amazon tetap akan berinvestasi besar dalam AI.

Jassy optimis terhadap potensi pertumbuhan di masa depan dan membandingkan perkembangan AI saat ini dengan awal peluncuran AWS, di mana pendapatan AI diperkirakan jauh lebih besar dalam waktu singkat. Ia juga mempertimbangkan kemungkinan menjual chip kustom dan solusi robotika kepada pihak ketiga sebagai langkah lanjut untuk meningkatkan perekonomian perusahaan. Secara keseluruhan, Jassy menegaskan bahwa masa depan Amazon sangat menjanjikan dan investasi saat ini akan berimbas positif pada pertumbuhan bisnis ke depan.