Situs Wilmartoto – Usia petani di Amerika Serikat saat ini rata-rata mencapai 58 tahun dan diprediksi akan terus meningkat. Hal ini menjadi perhatian serius karena generasi muda semakin sedikit yang berminat untuk terjun ke dalam dunia pertanian. Di tengah situasi ini, sebuah perusahaan rintisan asal Oregon, Canopii, hadir dengan solusi pertanian yang ramah lingkungan dan dapat diperluas.
Canopii bertujuan untuk menciptakan model pertanian masa depan, di mana petani dapat mengelola kebun otomasi dengan sedikit karyawan dan menyuplai produk organik kepada komunitas. CEO dan salah satu pendiri, David Ashton, menjelaskan bahwa sistem rumah kaca mereka berukuran lebih kecil dari lapangan tenis dan mampu menghasilkan 40.000 pon sayuran per tahun, mencukupi kebutuhan sekitar 20.000 orang.
Perusahaan ini akan meluncurkan kampanye WeFunder untuk mengumpulkan dana sebesar $1,5 juta guna membangun rumah kaca komersial di Portland dan menunjukkan model waralaba mereka. Sejak didirikan pada tahun 2021, Canopii telah mendapatkan pendanaan $3,6 juta, yang sebagian besar berasal dari hibah lembaga pemerintah dan investor swasta.
Sistem otomatis yang dikembangkan Canopii mengolah berbagai jenis sayuran dari biji hingga produk siap jual. Sebuah lengan robotik menanam benih, memindahkan bibit ke wadah yang lebih besar, dan mengumpulkan hasil panen. Inovasi ini diharapkan dapat mengurangi kebutuhan tenaga kerja lebih jauh lagi dengan pengawasan menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
Saat ini, Canopii memiliki prototipe rumah kaca yang beroperasi di Hubbard, Oregon, dan telah menjalin kemitraan dengan beberapa restoran lokal. Meskipun industri pertanian dalam ruangan menghadapi tantangan, Canopii berkomitmen untuk menjalin koneksi yang lebih baik antara masyarakat dan sumber makanan mereka, sehingga konsep lokal bisa menjadi lebih dari sekadar merek, tetapi juga pengalaman yang nyata.
